Rabu, 05 Oktober 2011

Ikan Menggunakan Alat Untuk Mengahncurkan Kerang

"Hewan ini menggali pasir untuk mendapatkan kerang, kemudian berenang dalam waktu yang lama untuk menemukan daerah yang tepat di mana ia bisa meretakkan kerang itu."
Video pertama penggunaan alat oleh ikan telah dipublikasikan dalam jurnal Coral Reefs oleh Giacomo Bernardi, profesor ekologi dan biologi evolusi di University of California, Santa Cruz.

Dalam video tersebut, seekor tuskfish berbintik oranye tengah menggali pasir dan mengeluarkan kerang dari dalamnya, membawa kerang itu ke sebuah batu, lalu berulang kali melempar kerang ke arah batu untuk menghancurkannya. Bernardi merekam kejadian tersebut di Palau pada tahun 2009.


“Apa yang ditunjukkan film ini sangatlah menarik. Hewan ini menggali pasir untuk mendapatkan kerang, kemudian berenang dalam waktu yang lama untuk menemukan daerah yang tepat di mana ia bisa meretakkan kerang itu,” kata Bernardi. “Ini membutuhkan banyak pemikiran ke depan, karena terdapat sejumlah langkah yang terlibat. Bagi seekor ikan, itu adalah urusan yang cukup besar.”

Aksi yang terekam dalam video ini sangat mirip dengan laporan sebelumnya tentang penggunaan alat oleh ikan. Setiap kasus melibatkan spesies wrasse dalam menggunakan batu sebagai landasan untuk menghancurkan kerang. Laporan yang dipublikasikan dalam Coral Reefs ini termasuk foto-foto perilaku pada tuskfish berbintik hitam di Great Barrier Reef, Australia. Bernardi pertama kali mendengar fenomena tersebut pada tahun 1994, ketika seorang rekan (Yakobus Coyer) mengamati wrasse berkepala kuning di Florida melakukan hal yang sama. Perilaku serupa juga dilaporkan pada wrasse bergaris enam dalam suasana akuarium.

Wrasse adalah hewan yang sangat ingin tahu,” kata Bernardi. “Mereka semua karnivora, dan mereka sangat sensitif terhadap bau dan penglihatan.”

Wrasse adalah salah satu keluarga ikan laut terbesar dan paling beragam. Bernardi mencatat bahwa beberapa spesies yang terobservasi menggunakan peralatan tidak berelasi erat satu sama lain, namun mencakup berbagai sejarah evolusi dalam keluarga wrasse. “Mereka berada pada ujung-ujung pohon filogenetik, jadi ini mungkin merupakan sifat perilaku yang mendalam pada semua wrasse,” katanya.

Penggunaan alat pernah dianggap sebagai sifat eksklusif manusia, dan laporan Jane Goodall tentang penggunaan alat pada simpanse di tahun 1960 hadir sebagai wahyu yang menakjubkan. Sejak saat itu, banyak hewan lain yang telah terobservasi menggunakan alat, termasuk berbagai primata, beberapa jenis burung, lumba-lumba, gajah, dan hewan-hewan lainnya.

Bernardi, yang mempelajari genetika ikan, mengatakan mungkin ada contoh lain penggunaan alat pada ikan yang belum terobservasi. “Kami tidak menghabiskan banyak waktu untuk mengamati ikan di bawah air,” katanya. “Mungkin semua wrasse melakukannya. Ini terjadi sangat cepat, sehingga sulit sekali menemukannya.”

Makalah ini diterbitkan online pada tanggal 20 September.



Video: http://www.youtube.com/watch?v=P_MYQy_eeTQ&feature=youtu.be

Kredit: University of California – Santa Cruz
Jurnal: G. Bernardi. The use of tools by wrasses (Labridae). Coral Reefs, 2011; DOI: 10.1007/s00338-011-0823-6
Share

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 KIRAYA and Powered by Blogger.